File yang terdahulu

Minggu, 09 Agustus 2015

Mengubah SAMPAH..... Menjadi BERKAH......



A. Apa itu sampah?

Sampah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai berikut:
sam·pah n 1 barang atau benda yg dibuang karenn tidak terpakai lagi dsb; kotoran spt daun, kertas: jangan membuang -- sembarangan;

2 ki hina: hidup sbg gelandangan dianggap -- masyarakat;-- itu di tepi juga, pb orang yg hina biasanya tidak diindahkan orang; teralang-alang bagaikan -- dl mata, pb hinaan dsb yg selalu teringat dan terasa di dl hati;
- dunia sampah masyarakat;
- laut (kata pantang) ikan;
- masyarakat gelandangan (pengemis dsb); orang-orang yg dianggap tidak berguna bagi masyarakat; sampah masyarakat;
- radioaktif buangan berbentuk gas, cairan, atau benda padat dr reaktor pembelah nuklir;
- sarap berbagai kotoran (sampah dsb);

me·nyam·pah v 1 menjadi sampah: barang-barang itu dibiarkan - di halaman; 2 mengotori: kerjamu setiap hari hanya - halaman dan engkau tidak mau membersihkannya;

per·sam·pah·an n perihal sampah;

mem·per·sam·pah·kan v ki memperlakukan sbg sampah;

pe·nyam·pah n orang yg menyebabkan adanya sampah; orang yg mengotori jalan (rumah dsb) dng sampah: hendaknya kita jangan menjadi - jalan;

pe·nyam·pah·an n proses, cara, perbuatan menyampah


B. Sampah menurut para ahli sebagai berikut:

Menurut definisi World Health Organization (WHO) sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya (Chandra, 2006). Undang-Undang Pengelolaan Sampah Nomor 18 tahun 2008 menyatakan sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau dari proses alam yang berbentuk padat.

Juli Soemirat (1994) berpendapat bahwa sampah adalah sesuatu yang tidak dikehendaki oleh yang punya dan bersifat padat.

Azwar (1990) mengatakan yang dimaksud dengan sampah adalah sebagian dari sesuatu yang tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang harus dibuang yang umumnya berasal dari kegiatan yang dilakukan manusia (termasuk kegiatan industri) tetapi bukan biologis karena kotoran manusia (human waste) tidak termasuk kedalamnya.

Manik (2003) mendefinisikan sampah sebagai suatu benda yang tidak digunakan atau tidak dikehendaki dan harus dibuang, yang dihasilkan oleh kegiatan manusia.

Para ahli kesehatan masyarakat Amerika membuat batasan, sampah (waste) adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang, yang berasal dari kegiatan manusia, dan tidak terjadi dengan sendirinya. Dari batasan ini jelas bahwa sampah adalah hasil kegiatan manusia yang dibuang karena sudah tidak berguna. Dengan demikian sampah mengandung prinsip sebagai berikut :
1. Adanya sesuatu benda atau bahan padat
2. Adanya hubungan langsung/tidak langsung dengan kegiatan manusia
3. Benda atau bahan tersebut tidak dipakai lagi (Notoatmojo, 2003)


C. Sumber-Sumber Sampah

a. Sampah yang berasal dari pemukiman (domestic wastes)
Sampah ini terdiri dari bahan-bahan padat sebagai hasil kegiatan rumah tangga yang sudah dipakai dan dibuang, seperti sisa-sisa makanan baik yang sudah dimasak atau belum, bekas pembungkus baik kertas, plastik, daun, dan sebagainya, pakaian-pakaian bekas, bahan-bahan bacaan, perabot rumah tangga, daun-daunan dari kebun atau taman

b. Sampah yang berasal dari tempat-tempat umum
Sampah ini berasal dari tempat-tempat umum, seperti pasar, tempat-tempat hiburan, terminal bus, stasiun kereta api, dan sebagainya. Sampah ini berupa kertas, plastik, botol, daun, dan sebagainya.


c. Sampah yang berasal dari perkantoran
Sampah ini dari perkantoran baik perkantoran pendidikan, perdagangan, departemen, perusahaan, dan sebagainya. Sampah ini berupa kertas-kertas, plastik, karbon, klip dan sebagainya. Umumnya sampah ini bersifat anorganik, dan mudah terbakar (rubbish).


d. Sampah yang berasal dari jalan raya
Sampah ini berasal dari pembersihan jalan, yang umumnya terdiri dari : kertas-kertas, kardus-kardus, debu, batu-batuan, pasir, sobekan ban, onderdil-onderdil kendaraan yang jatuh, daun-daunan, plastik, dan sebagainya.  

e. Sampah yang berasal dari industri (industrial wastes)
Sampah ini berasal dari kawasan industri, termasuk sampah yang berasal dari pembangunan industri, dan segala sampah yang berasal dari proses produksi, misalnya : sampah-sampah pengepakan barang, logam, plastik, kayu, potongan tekstil, kaleng, dan sebagainya.

f. Sampah yang berasal dari pertanian/perkebunan
Sampah ini sebagai hasil dari perkebunan atau pertanian misalnya: jerami, sisa sayur-mayur, batang padi, batang jagung, ranting kayu yang patah, dan sebagainya.

g. Sampah yang berasal dari pertambangan
Sampah ini berasal dari daerah pertambangan, dan jenisnya tergantung dari jenis usaha pertambangan itu sendiri, maisalnya: batu-batuan, tanah/cadas, pasir, sisa-sisa pembakaran (arang), dan sebagainya.

h. Sampah yang berasal dari petenakan dan perikanan
Sampah yang berasal dari peternakan dan perikanan ini, berupa : kotoran-kotoran ternak, sisa-sisa makanan bangkai binatang, dan sebagainya (Notoatmojo, 2003).


D. Apa yang anda ketahui tentang sampah?

  1. Merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses
  2. Barang atau benda yang dibuang karena tidak terpakai lagi
  3. Something that is worthless ”tak berharga” or meaningless ”tak berarti”
  4. Sampah = Limbah


E. Tahukan anda macam-macam sampah?

  1. Berdasarkan Sumbernya:
a.     Sampah Alam
b.     Sampah Manusia
c.      Sampah Konsumsi
d.     Sampah Nuklir
e.     Sampah Industri
f.      Sampah Pertambangan



  1. Berdasarkan Bentuknya:
a.     Sampah Padat : Plastik, Metal, Gelas
   
b.     Sampah Cair : Sampah Toilet, Cucian, Sisa Industri Pabrik
c.      Sampah Gas : Asap Kendaraan, Pabrik, Asap Pembakaran
  1. Berdasarkan Sifatnya:
a.     Sampah Organik : Dapat diurai (degradable)






b.     Sampah Anorganik : Tidak dapat terurai (undegredable)











F. Apa ya....dampah negatif dari sampah

  1. penurunan kesehatan penduduk
  2. menyebabkan kecelakaan
  3. mengganggu keindahan
  4. pencemaran air
  5. pencemaran udara : misalnya bau busuk asap
  6. Sampah menimbulkan gas berbahaya (Metabolisme anaerobic)
a.     Tetra Kloroetilen dan Kloroform : Fetotoksik
b.     Benzene dan metal etil keton : Embriotoksik
c.      Tri lkoroetan, kloro benzene, dan metilen klorida : Gangguan perkembangan
 





G. Apa akibat terkena gas tersebut?

  1. Memiliki resiko tinggi kelahiran bayi dengan berat badan rendah
  2. Mempengaruhi umur kehamilan
  3. Gangguan hipertensi pada saat kehamilan
  4. Kematian janin pada kehamilan tua
  5. Cacat bawaan.
              
 


H. So then...... Gimana kesimpulan sampah itu?

Sampah.....Merupakan masalah yang akan menjadi semakin rumit dipecahkan jika tidak segera ditangani secara benar.




Tahukah anda?

Di kota besar di Indonesia, sampah rumah tangga memberikan kontribusi terbesar kepada sampah kota.
Sekitar 65-85% sampah yang diangkut ke TPA berasal dari rumah tangga


 

Tahukah anda?

Timbunan sampah kota Jakarta adalah 6.500 ton per hari.
Dari 6.500  ton tersebut 73% dibuang ke TPA Bantargebang dan 27% tidak terangkut.
Artinya  tertinggal di lingkungan.

 









Tahukah anda?
Apa yang terjadi jika sampah tersebut dibiarkan dalam satu minggu?
Akan menumpuk 165 kali volume candi terbesar di dunia yaitu candi Borobudur



Remember.....
Tega melihat seperti ini...???
Tegakah kita melihat Bumi Indonesia Menangis......


I. Terus....Bagaimana Penanganannya?

Let start from chaning our paradigm!
Paradigma ”sampah untuk dibuang”
Seluruh masyarakat memperlakukan sampah untuk dibuang
Atau Ubah menjadi ”sampah untuk dikumpulkan
Ayo....Nabung Sampah







Pasti Bisa....
Let start from chaning our paradigm!
Paradigma ”mengelola sampah memerlukan biaya besar
Atau Ubah menjadi ”mengelola sampah mendatangkan penghasilan besar







Sampah itu bermanfaat
Sampah menimbulkan biogas mengandung banyak metan
Sebagai bahan bakar alami











J. DID YOU KNOW? APA ITU 6M?

Suatu upaya pengelolaan sampah rumah tangga yang terdiri atas beberapa langkah yaitu
1. Mengurangi
Upaya mengurangi jumlah sampah yang kita timbulkan
2. Menggunakan kembali
memakai atau memanfaatkan kembali sampah rumah tangga;
3. Mengganti
mengganti jenis bahan kebutuhan rumah tangga tertentu dengan jenis bahan yang lain


K. PENGERTIAN 6M

1. Memisahkan
memisahkan sampah rumah tangga antara sampah basah dan sampah kering. yang sejenis
2. Mendaurulang
memanfaatkan kembali sampah rumah tangga dengan mengolahnya terlebih dahulu
3. Mengomposkan
upaya mengolah sampah  rumah tangga menjadi kompos

L. Pengen tahu detai dari 6M???

Cek it out....!!!
1st M (Mengurangi)
    1. Hati-hati dalam belanja







    1. Membuat lebih banyak makanan
    2. Membuat kartu ucapan dari bahan sisa










    1. Memperbaiki pakaian, mainan dll. (menghindari beli baru)
    2. Menyewa daripada membeli, jika memungkinkan


    1. Jika Belanja






















-        Bawa tas keranjang sendiri
-        Bawa daftar belanja
-        Hindari benda pembungkus yang berlebihan
-        Pilih produk yang dapat diisi ulang
-        Pilih benda yang pembungkusnya dapat didaur ulang
-        Membeli produk yang bahannya mudah didaur ulang
-        Jangan beli produk yang mudah dapat dibuang
-        Jika ada ukuran pilih yang paling besar
-        Tolak kantong plastik untuk pembelian satu barang



2nd M (Menggunakan kembali)
  1. Gunakan kembali botol plastik/kaca yang masih layak
  2. Barang yang tidak digunakan berikan pada orang lain
  3. Gunakan kertas yang telah digunakan pada sisi lainnya
  4. Hati-hati buka amplop untuk dipakai lagi
  5. Gunakan tas-tas plastik, simpan untuk digunakan lain kali.

3rd M (Mengganti)
  1. Mengganti pembungkus barang/makanan dengan pembungkus yang
-        dapat digunakan kembali
-        mudah didaurulang/dikomposkan
  








4th M (Memisahkan)
Sortir







  1. Basah : Mudah membusuk
  2. Kering : Tidak mudah membusuk
Cara memisahkan:
  1. Menyediakan 2 tempat sampah (Basah dan Kering)
  2. Memisahkan sampah basah dan kering
  3. Sampah basah dimasukan ketempat sampah basah dan sebaliknya.

5th M (Mendaurulang)
Daur Ulang Sampah
  






  1. Kertas
  2. Plastik
  3. Kaleng
  4. Gelas/Kaca

6th M (Mengomposkan)
  1. Sampah dimasukkan kedalam lubang
  2. Dicampurkan sedikit tanah
  3. Diberi cacing atau starter lain untuk mempercepat penguraian
  4. Jadi kompos, siap dipakai.



M. Kesimpulan

Sesungguhnya kita masih punya kesempatan untuk merubah paradigma kita mengenai sampah. Bila kita mampu memilah sampah, kita akan melihat peluang kemana sampah ini kita akan manfaatkan.

Mari kita rubah paradigma kita terhadap sampah, dari yang semula dibuang dirubah menjadi ditabung. Ayo kita nabung sampah.

Mari kita mulai dari sekarang.....
kalau tidak sekarang...... kapan lagi.....
kalau bukan kita..... siapa lagi.....













N. Daftar Pustaka

1.      Kamus Besar Bahasa Indonesia
2.      Modul 6M - Denso Indonesia
3.     Kompasiana
4.     Komunitas E-Link Sampah


 By: Agustino Kurniawan
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar